<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>PersonaeMotion</title>
	<atom:link href="http://personaemotion.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://personaemotion.wordpress.com</link>
	<description>a person who explore the motion</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 16:07:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='personaemotion.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>PersonaeMotion</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://personaemotion.wordpress.com/osd.xml" title="PersonaeMotion" />
	<atom:link rel='hub' href='http://personaemotion.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>#Singapore (25 Nov 2009) &#8211; Malam</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/12/13/singapore-25-nov-2009-malam/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/12/13/singapore-25-nov-2009-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 16:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[memoar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Sore hari, aku telpon teman laki-laki yang pernah ketemu di Singapura sebulan lalu. Aku kenal dia lewat facebook dalam permainan Zynga Poker. Dia tinggal di daerah Tampines, aku kurang tahu tepatnya daerah mana di alamat tersebut. Waktu itu dia jemput aku di daerah Bugis, ketika aku sedang mencari-cari toko alat pancing. &#8220;Nanti kita ketemu, mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=52&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore hari, aku telpon teman laki-laki yang pernah ketemu di Singapura sebulan lalu. Aku kenal dia lewat facebook dalam permainan Zynga Poker. Dia tinggal di daerah Tampines, aku kurang tahu tepatnya daerah mana di alamat tersebut. Waktu itu dia jemput aku di daerah Bugis, ketika aku sedang mencari-cari toko alat pancing.</p>
<p>&#8220;Nanti kita ketemu, mungkin agak malam sikit. Saya ada urusan, mau ketemu kawan,&#8221; begitu jelasnya di telpon.</p>
<p>&#8220;Oke, tak apa. Nanti aku tunggu, ya? Misscall saja nanti kalau sudah sampai,&#8221; pesanku kepadanya.</p>
<p>Telpon pun kemudian aku tutup.</p>
<p>Sekitar jam 10.30 malam, temanku telpon dan bilang kalau dia sudah menunggu di bawah. Aku pun segera bergegas menemuinya. Dengan memakai celana jeans gantung dan kaos t-shirt, aku keluar kamar dan menuju pelataran. Sebuah sedan silver metallic sudah menunggu di depan.</p>
<p>&#8220;Belum tidur, kan?&#8221; tanya temanku itu membuka pembicaraan.</p>
<p>&#8220;Belum. Kita duduk-duduk di kedai dekat sini saja, ya?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku tak biasa duduk di kedai sini. Lu masuk saja ke mobil, kita pergi ke tempat biasa aku duduk-duduk,&#8221; pintanya.</p>
<p>Mobil pun melaju ke arah suatu tempat, aku belum tau kemana dia mengajakku. </p>
<p>&#8220;Kita pergi ke daerah Changi Village, ada kedai dan tempat pemancingan disana. Aku biasa pergi kesana. Tempatnya relaks.&#8221;</p>
<p>Aku hanya mengangguk. Setiap aku berada dalam perjalanan, yang kuperhatikan hanyalah mobil, gedung-gedung bertingkat, kerlap-kerlip lampu kota yang begitu indah. Selalu saja terpikirkan olehku setiap melihat keindahan kota seperti ini, seandainya negaraku Indonesia juga memiliki keindahan yang sama atau paling tidak mendekati dengan negara tempat aku transit sekarang ini. Segalanya tertib, aman dan teratur dengan baik. Pembangunannya sangat pesat. Tata kota yang bagus juga serta rakyatnya yang disiplin. Memang sih, ada beberapa yang sering melanggar peraturan, tapi dengan membandingkan banyaknya keteraturan dibanding ketidakteraturan, toh paling tidak sudah bisa menyenangkan hati.</p>
<p>Mobil memasuki area parkir. Kami pun keluar dan langsung menuju sebuah kedai yang buka 24 jam tepat di samping kolam besar pemancingan ini. Temanku hanya memesan segelas kopi, sedangkan aku memesan dua kaleng Heinekken beserta segelas es batu. Kami mencari tempat duduk yang di pojok kedai.</p>
<p>Ada beberapa pemancing di pinggir kolam, di meja lain ada empat perempuan china yang sedang asyik mengobrol dengan campuran bahasa Inggris dan Mandarin. Suasana di tempat ini memang sangat tenang. Area pemancingan air laut ini ditata sedemikian baik, sehingga orang-orang yang datang merasa nyaman meski untuk sekedar nongkrong atau berniat untuk memancing.</p>
<p>Cerita pun berputar-putar antara kami. Mulanya dia bertanya, kamu suka menulis apa, karya-karya siapa yang aku suka, dan lain sebagainya. Sampai dia sempat berpesan, nanti kalau aku kembali ke Indonesia dan ke Singapura lagi, dia minta tolong dibawakan buku-buku karya Jalaluddin Rumi dan beberapa penyair Persia lainnya. Dia bilang, dia lebih suka membaca buku-buku berbahasa Melayu ketimbang bahasa Inggris. Aku pun mengiyakan.</p>
<p>Waktu terus bergerak, dan ceritapun semakin seru. Yang akhirnya obrolan kami malah bertema seputar ilmu tasawuf. Aku sempat menahan hati untuk bercerita soal ilmu agama kepada temanku ini, karena seringkali aku melirik kepada kaleng bir di atas mejaku. Tapi dia tak permasalahkan soal itu. Memang, aku minum bir bukan untuk mencari mabuk, biasanya aku minum dua sampai tiga botol untuk mencari kantuk dan kemudian pulang tidur. Aku tidak pernah mau cari masalah di luar, apalagi di negara orang. Tidak menceracau dan mengganggu orang lain. Karena di Singapura, jika kita membuat onar kemudian tertangkap, bisa jadi kita ditahan dalam kurungan penjara untuk beberapa hari, bahkan yang lebih parah jika kita tidak diizinkan untuk masuk apalagi tinggal di Singapura. Bisa berabe kalau terjadi semacam itu. Apalagi aku bekerja di perusahaan yang dimiliki oleh orang Singapura dan berlokasi di negara ini. Wah, jangan sampai terjadi deh&#8230;</p>
<p>Cerita pun kami akhiri sekitar pukul dua lewat. Obrolan seru berhenti untuk sementara waktu, mungkin lain kali akan kami sambung lagi. Aku pun besok sudah harus berangkat ke Thailand. </p>
<p>Mobil meluncur ke arah hotel tempat aku menginap. </p>
<p>Setelah sampai di depan hotel, temanku langsung pamit pulang. </p>
<p>Malam semakin larut. Mataku pun sudah mengantuk. Sempat aku merindukan seseorang. Seorang perempuan yang mencuri perhatianku. Argh, aku jadi rindu&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=52&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/12/13/singapore-25-nov-2009-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#Singapura (25 Nov 2009)</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/12/07/singapura-25-nov-2009/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/12/07/singapura-25-nov-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 21:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[memoar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Pukul 7 pagi, aku sudah bangun. Kulihat aktivitas dari luar jendela kamar hotel sudah mulai padat. Beberapa kedai makanan sudah mulai buka. Aku sebenarnya masih malas-malasan untuk bangun jam segini, tapi karena aku janji harus berangkat ke Singapura pagi hari, mau tidak mau aku harus berbenah dan bersiap pergi. Setelah mandi, aku keluar kamar menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=50&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pukul 7 pagi, aku sudah bangun. Kulihat aktivitas dari luar jendela kamar hotel sudah mulai padat. Beberapa kedai makanan sudah mulai buka. Aku sebenarnya masih malas-malasan untuk bangun jam segini, tapi karena aku janji harus berangkat ke Singapura pagi hari, mau tidak mau aku harus berbenah dan bersiap pergi. </p>
<p>Setelah mandi, aku keluar kamar menggunakan <em>jeans </em> gantung selutut dan t-shirt. Aku keluar hotel mencari kedai terdekat untuk sarapan pagi. Soto ayam dan teh O (alias teh hangat) kupesan dan kuhabiskan segera. Tak lama, telpon genggamgu berbunyi. Nomornya aku tahu kode Singapura, kupikir pasti aku sudah dicari-cari dan disuruh segera berangkat. Ternyata yang telpon adalah teman dekat aku, yang bekerja sebagai salah seorang koordinator di kantorku. </p>
<p>&#8220;Kapan kamu berangkat ke Singapore?&#8221; tanya suara perempuan dari seberang sana dengan logat melayu kental.</p>
<p>&#8220;Ya, sebentar lagi aku siap berangkat. Barusan selesai sarapan pagi,&#8221; jelasku.</p>
<p>&#8220;Boleh titip belikan kue Ambon, gak? Di Singapura susah cari kue Ambon itu la. Aku suka sekali kue itu,&#8221; pintanya kepadaku.</p>
<p>&#8220;Aku tidak tahu bisa cari dimana, tapi aku coba jalan-jalan dulu dekat sini ya, siapa tahu ada penjual jajanan yang juang bingka Ambon itu. Kalau dapat nanti pasti aku bawakan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Tapi kalau memang tak bisa dapat, tak mengapa; lain kali saja ya?! Yang penting kamu segera ke office,&#8221; pesannya mengingatkan.</p>
<p>&#8220;Ya, aku cari dulu deh. Nanti aku telpon kamu ya, kalau sudah sampai.&#8221;</p>
<p>&#8220;Okay, <em>take care</em> ya!&#8221;</p>
<p>Telpon ditutup. Aku segera saja pergi ke pasar yang masih berada di kawasan Nagoya. Tapi tidak juga kutemukan penjual bingka Ambon. Akhirnya, aku bergegas kembali ke hotel dan segera berangkat lewat Harbour Bay.</p>
<p>Saat ferry mendekati Harbour Front, aku merasa ragu-ragu. Karena di dalam tasku ada sebungkus rokok yang memang sudah terbuka namun masih penuh, sedangkan di dalam jaketku ada 6 batang yang masih tersisa. Kata temanku, masuk Singapura dilarang membawa rokok lebih dari sebungkus, kecuali yang sudah terbuka dan sudah dihisap beberapa batang. Sebelum-sebelumnya sih, aku biasa bawa 2 bungkus dan memang sudah aku buka. Entah kupikir apa ada peraturan baru yang diberlakukan atau memang dulu-dulu aku selalu mujur membawa 2 atau 3 bungkus rokok masuk ke Singapura. Yang penting niatku membawa rokok tersebut hanya untuk konsumsi pribadi dan bukan untuk diperjual-belikan alias penyelundupan. </p>
<p>Passport-ku sudah dicap oleh petugas imigrasi dan keraguanku makin memuncak saat harus melewati area x-ray. Sempat aku berdiri beberapa menit di depan <em>Duty Free Shop</em> dan lantas aku membaca beberapa famlet larangan untuk membawa rokok masuk ke Singapura. &#8220;Fine S$2000&#8243;, &#8220;Fine S$200&#8243;, &#8220;Or Jail!&#8221;. Wow, besar juga denda yang diberikan pemerintah di negeri ini soal membawa rokok masuk, merokok di tempat yang dilarang dan sebagainya. </p>
<p>Kulihat sebuah bel dan tulisan yang menjelaskan soal benda larangan yang akan dibawa masuk ke Singapura. Aku pencet saja bel itu dan seorang petugas langsung mengarahkan pandangannya kepadaku, &#8220;bawa rokok ya?&#8221; Aku hanya mengangguk. Dia menunjuk kepada seorang lelaki keturunan India, berjenggot panjang, memakai serban ala film-film India yang kulihat di televisi. Aku pun langsung mendatangi lelaki separuh baya itu dan memperlihatkan 2 bungkus rokok yang kubawa. </p>
<p>&#8220;Oke, sila pergi kesana,&#8221; lelaki tua itu menunjuk sebuah loket kecil untuk pembayaran pajak.</p>
<p>Seorang perempuan India duduk agak rendah dari jendela loket pembarayan pajak yang kudatangi. </p>
<p>&#8220;<em>How many packages you bring?</em>&#8221; perempuan itu bertanya dengan aksen Singapura (campuran antara aksen Melayu, China, dan India)</p>
<p>&#8220;I bring 2 packages. This one is only a half,&#8221; aku menunjukkan sebungkus rokok yang tersisa 6 batang di dalamnya dan sebungkus yang lain yang masih penuh.</p>
<p>&#8220;You can take this one and the other you have to pay tax or throw it to trash bin. The tax is S$12.8..&#8221;</p>
<p>Sebentar aku berpikir-pikir, jika kubuang sebungkus penuh ini, aku harus beli lagi Sampoerna Mild yang berbeda rasanya dengan harga S$11.20 di Singapura ini, hmmm&#8230; susah memang bagi perokok di negeri ini.</p>
<p>&#8220;Okay, I pay the tax,&#8221; aku keluarkan selembar S$50 dan kuserahkan pada perempuan India itu.</p>
<p>&#8220;But if you want to smoke your cigarette, don&#8217;t smoke outside or you will fine S$200 per stick!&#8221; Dia mengingatkan.</p>
<p>Aku menganggukkan kepala. Lega sudah membayar pajak untuk sebungkus rokok Indonesia. Aku berputar kembali ke area x-ray dan buru-buru keluar mall yang luas mencari taksi yang kosong.</p>
<p>Sempat beberapa jam aku di kantor. Pengurusan klaim biaya pembayaran fiskal, ongkos ferry dan taksi, dan lain-lain. Uang klaim sudah kuterima, tiket ke Hat Yai juga sudah di tangan. Berkali-kali kudengar kata &#8220;you are lucky, you are lucky!&#8221; dari mulut perempuan yang berposisi mengatur seluruh persoalan krew (semacam HRD) kepada beberapa orang di kantor. Aku tersenyum saja dan berkata dalam hati, &#8220;aku memang selalu untung dan orang beruntung tuh.&#8221; </p>
<p>Selesai briefing oleh dua orang manager, aku pun mohon pamit kepada orang-orang kantor untuk segera ke hotel dan beristirahat. Aku keluar kantor dan taksi yang dipesankan untukku sudah sampai. </p>
<p>&#8220;So, where do you want to go?&#8221; tanya supir tua Comfort Taxi itu.</p>
<p>&#8220;Geylang Lorong 20, Ruby Fragrance Hotel,&#8221; </p>
<p>Taksi pun meluncur ke alamat tujuan yang kusebutkan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=50&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/12/07/singapura-25-nov-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>#Batam (24 Nov 2009)</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/11/30/batam-24-nov-2009/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/11/30/batam-24-nov-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 21:29:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[memoar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Hari pertama perjalananku ke Batam, sebelum memulai semua aktifitas kembali. Hari pertama ini sengaja aku mampir ke Batam, sebelum melanjutkan ke Singapura. Ada beberapa hal yang ingin kulakukan di Batam; pergi ke tempat pijat langgananku, bertemu beberapa orang teman dan mempersiapkan diri sebelum berangkat ke lokasi kerja yang memakan waktu berbulan-bulan. Aku tiba di Batam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=46&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari pertama perjalananku ke Batam, sebelum memulai semua aktifitas kembali. Hari pertama ini sengaja aku mampir ke Batam, sebelum melanjutkan ke Singapura. Ada beberapa hal yang ingin kulakukan di Batam; pergi ke tempat pijat langgananku, bertemu beberapa orang teman dan mempersiapkan diri sebelum berangkat ke lokasi kerja yang memakan waktu berbulan-bulan.</p>
<p>Aku tiba di Batam sekitar pukul empat sore. Setiba di bandara Hang Nadim, aku langsung telpon hotel yang pada waktu-waktu lalu sering kujadikan tempat menyendiri. Setelah memesan satu kamar hotel, aku langsung mencari taksi menuju hotel yang letaknya masih di seputaran daerah Nagoya.</p>
<p>Sepanjang perjalanan, ada beberapa kutemukan perubahan di kota ini. Beberapa mall setengah jadi, beberapa jalan yang sekarang sudah mulai macet, namun tetap asri dengan pepohonan hijau, rindang juga menyegarkan pandangan mata.</p>
<p>Sesampai di hotel, resepsionis dan pelayan menyambut aku tepat setelah aku membuka pintu masuk kaca yang tembus pandang dari dalam. Pelayan itu langsung meraih tas besar dari tanganku.</p>
<p>&#8220;Biar saya bawakan,&#8221; kata pelayan yang sudah berusia lebih dari setengah abad itu.</p>
<p>&#8220;Ya, terima kasih.&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa kabar, Bang? Sudah lama tak mampir kemari,&#8221; sapa resepsionis yang dari dulu aku tak pernah kenal siapa nama sebenarnya itu dari balik meja yang agak tinggi dari tempat duduknya. </p>
<p>&#8220;Baik. Iya nih, sudah lebih enam bulan aku tak mampir kesini, karena harus kerja di luar negeri, sekarang baru kesampaian mampir kesini lagi,&#8221; jawabku sambil melemparkan senyuman kepada mereka. </p>
<p>Setelah kubayar uang sewa kamar, aku bergegas naik ke lantai dua. Aku selalu dipilihkan sebuah kamar yang memiliki jendela. Mereka selalu ingat kesenanganku menatap pemandangan luar dari balik jendela. Ah, tak ada yang berubah di hotel ini. Pelayanan mereka yang aku suka, kamar yang agak luas dengan biaya sewa lebih murah dari hotel yang lain. Tempatnya juga strategis, tak jauh dari tempat-tempat perbelanjaan dan tempat hiburan.</p>
<p>Selesai mandi, aku telpon seorang teman untuk janji ketemu di sebuah <em>food court</em>. Dan temanku itu setuju untuk ketemu dan berjanji mengajak teman yang lain untuk ketemu.</p>
<p>&#8220;Tunggu saja aku disana sekitar jam delapan nanti malam. Aku mau <em>massage </em>dulu, setelah itu baru kita ketemu di Nagoya Food Court. Oke?&#8221; pesanku kepada teman itu.</p>
<p>&#8220;Ya, nanti aku telpon kamu kalau sudah ada disana,&#8221; jawabnya.</p>
<p>&#8220;Sampai ketemu,&#8221; balasku menutup pembicaraan dan mematikan telpon genggam.</p>
<p>Selesai <em>massage</em>, aku buru-buru ke Nagoya Food Court untuk ketemu kedua temanku itu. Mereka sudah hampir setengah jam berada disana, sementara aku baru saja selesai <em>massage </em>selama dua jam. Ya, tempat <em>massage </em>itu bagus, sudah jadi langgananku sejak beberapa bulan lalu. Nama tempatnya, Sport Massage. Ada beberapa cabang dibuka di daerah sekitar Nagoya. Selain tempatnya nyaman, pelayanannya baik dan para pekerja disitu ramah terhadap para pelanggan, tapi yang lebih penting bagiku adalah bagaimana aku bisa bugar setelah <em>massage </em>selama dua jam. Bayangkan saja, sudah beberapa orang yang memijat aku sewaktu aku masih di rumah, tapi hasilnya tidak senyaman dan sebugar saat <em>massage </em>disini. Entah mengapa&#8230; </p>
<p>Sesampai di Nagoya Food Court, beberapa SPG (<em>Sales Promotion Girl</em>) bir datang mendekatiku, menawarkan untuk membeli bir dagangan mereka. Tapi, aku masih belum mau memesan apapun. Selain aku baru duduk bersama teman-temanku, aku juga sudah punya kenalan sendiri untuk memesan makanan dan minuman. Mataku mencari-cari seseorang namun aku tidak juga menemukan. Sampai akhirnya, aku melihat seorang SPG langgananku, Virgie namanya. Dia agak bingung ketika kupanggil untuk datang ke mejaku. </p>
<p>&#8220;Wuih, kok rambutnya hilang?&#8221; teriaknya, diikuti pandangan orang-orang di meja sebelah.</p>
<p>&#8220;Sudah aku potong rambutku, potong habis. Nanti aku panjangkan lagi,&#8221; jawabku. &#8220;Pesan dua, yah!&#8221;</p>
<p>&#8220;Oke, sebentar saya ambilkan,&#8221; Virgie buru-buru ngeloyor pergi, tapi sebelum itu aku tarik tangannya.</p>
<p>&#8220;Eh, si Rini mana? Kok gak kelihatan?&#8221; tanyaku tentang seorang SPG lain yang pernah kukenal.</p>
<p>&#8220;Rini sudah berhenti. Katanya dia pulang ke Medan.&#8221;</p>
<p>&#8220;O gitu? Tinggal kamu aja yang masih betah disini ya?&#8221; </p>
<p>&#8220;Ya, namanya juga kerja. Saya pergi dulu ya, Bang.&#8221; Virgie pun pergi ke <em>counter </em>pemesanan.</p>
<p>Lantas, mataku pun mencari-cari seseorang yang lain. Aku lihat ada seorang perempuan china, dan coba memanggilnya. Antara kebingungan, perempuan itu pun coba mendatangi aku.</p>
<p>&#8220;Abang panggil saya?&#8221; tanyanya penasaran.</p>
<p>&#8220;Ya. Sudah lupa, ya?&#8221; aku balik bertanya sambil tersenyum.</p>
<p>&#8220;Siapa ya?&#8221; dia seakan benar-benar kebingungan.</p>
<p>&#8220;Ingat yang rambut gondrong?&#8221; tanyaku mengingatkan.</p>
<p>&#8220;Eh, Abang! Kok rambutnya dipotong? Sungguh, dari tadi saya kebingungan, siapa Abang kok senyum-senyum dari jauh. Rupanya Abang gondrong,&#8221; akhirnya diapun mengingatku.</p>
<p>&#8220;Aku pesan makanan yah, boleh pesan di Brothers kalau aku duduk di meja ini?&#8221; tanyaku. Karena biasanya, aku selalu duduk tepat di meja kasir Brothers, dan bukan di meja lain. </p>
<p>&#8220;Boleh, asal Abang yang panggil kami. Abang pesan apa?&#8221;</p>
<p>&#8220;Tipan Tofu dan ayam bawang putih goreng.&#8221;</p>
<p>&#8220;Oke, Abang tunggu sebentar ya, saya minta buatkan dulu pesanannya,&#8221;dia pun pergi dan aku lupa-lupa ingat namanya siapa, Tini atau&#8230;. Argh, aku selalu suka ingat wajah, tapi sering lupa nama!</p>
<p>Lewat pukul sepuluh malam, cerita pun usai. Selain besok aku harus berangkat ke Singapura, teman-temanku yang lain pun harus juga berangkat kerja pagi hari. Minuman di botol juga telah habis. Aku pun kembali ke hotel untuk beristirahat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=46&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/11/30/batam-24-nov-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>topeng</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/16/topeng/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/16/topeng/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 07:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[solilokui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[ketika berkaca. ini muka punya banyak rupa. tersenyum, tertawa, kecewa, bahagia, menangis, meringis, dan sebagainya. setiap manusia punya banyak topeng di wajahnya. entah itu topeng kejujuran, entah itu topeng kemunafikan, entah itu topeng kebohongan. berganti-gantian tanpa harus bongkar-pasang dalam waktu singkat. sejenak terbayang, semua topeng-topeng itu tertawa dan tersenyum dengan kejujuran. laksana kanak-kanak yang bahagia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=35&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ketika berkaca. ini muka punya banyak rupa. tersenyum, tertawa, kecewa, bahagia, menangis, meringis, dan sebagainya. setiap manusia punya banyak topeng di wajahnya. entah itu topeng kejujuran, entah itu topeng kemunafikan, entah itu topeng kebohongan. berganti-gantian tanpa harus bongkar-pasang dalam waktu singkat.</p>
<p>
sejenak terbayang, semua topeng-topeng itu tertawa dan tersenyum dengan kejujuran. laksana kanak-kanak yang bahagia menerima hadiah dari kedua orangtuanya. keceriaan yang benar-benar istimewa dalam pandangan mata. pasti dunia ini dipenuhi dengan cinta dan kedamaian. karena tak ada lagi senyum dan tawa licik, penuh intrik. tak nampak lagi wajah gembira, namun menyimpan kesedihan dalam hati. semua manusia tertawa dan tersenyum dengan tulus. dengan hati ikhlas. tanpa embel-embel. </p>
<p>
di panggung dunia, manusia seperti badut. biasa menghibur penonton. bisa menghipnotis dengan permainan-permainannya. atau bisa juga membuat bodoh orang lain dengan tingkah lakunya. </p>
<p>
apakah aku atau kau atau mereka salah satu dari badut-badut di panggung dunia ini? jawab saja dalam hati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=35&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/16/topeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>sebait puisi</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/16/sebait-puisi/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/16/sebait-puisi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 04:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[kirimi aku sebait puisi. lewat cahaya purnama. yang mengintip dari balik jendela. saat tidurku lelap berhias mimpi. saat kau terjaga merangkai lamunan. di malam-malam penuh rindu. adakah sebait puisi. yang bisa kubaca sepanjang masa. iramanya memberi sentuhan kepada setiap jiwa. kemudian menenggelamkan ke dalam samudera. dimana diletakkan cinta. bersinar sebagai mutiara. perbendaharaan bagi seluruh rasa.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=30&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kirimi aku sebait puisi. lewat cahaya purnama.<br />
yang mengintip dari balik jendela.<br />
saat tidurku lelap berhias mimpi.<br />
saat kau terjaga merangkai lamunan.<br />
di malam-malam penuh rindu.</p>
<p>
adakah sebait puisi. yang bisa kubaca sepanjang masa.<br />
iramanya memberi sentuhan kepada setiap jiwa.<br />
kemudian menenggelamkan ke dalam samudera.<br />
dimana diletakkan cinta. bersinar sebagai mutiara.<br />
perbendaharaan bagi seluruh rasa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=30&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/16/sebait-puisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>theodicy</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/15/theodicy/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/15/theodicy/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 11:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[bicara tentang engkau. bicara tentang hati. percaya atau tidak. ada di antara gaib dan wujud. seumur hidup tidak akan terlihat tuhan di langit. mungkin hanya isyarat. mungkin hanya huruf berarak. bicara tentang engkau. bicara tentang akal. tak didapati dalam dangkal pikiran. tak dicapai dalam segenggam doa. sepanjang hidup berdiri manusia. sepanjang zaman waktu bergerak. tuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=21&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>bicara tentang engkau. bicara tentang hati.<br />
percaya atau tidak. ada di antara gaib dan wujud.<br />
seumur hidup tidak akan terlihat tuhan di langit.<br />
mungkin hanya isyarat. mungkin hanya huruf berarak.</p>
<p>
bicara tentang engkau. bicara tentang akal.<br />
tak didapati dalam dangkal pikiran. tak dicapai dalam segenggam doa.<br />
sepanjang hidup berdiri manusia. sepanjang zaman waktu bergerak.</p>
<p>
tuhan seirama dengan semesta. tuhan merahasia dalam insan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=21&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/15/theodicy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>neorama</title>
		<link>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/15/neorama/</link>
		<comments>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/15/neorama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 04:03:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>personaemotion</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://personaemotion.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[di sepanjang musim. di hari yang dingin. tak ada kisah. segelar sajadah. wajah yang putih. beku dipeluk letih. getar bibir. getar sekujur tubuh. terbiar lumpuh. dalam kesunyian cinta.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=3&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>di sepanjang musim. di hari yang dingin.<br />
tak ada kisah. segelar sajadah.<br />
wajah yang putih. beku dipeluk letih.<br />
getar bibir. getar sekujur tubuh.</p>
<p>terbiar lumpuh. dalam kesunyian  cinta.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/personaemotion.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/personaemotion.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=personaemotion.wordpress.com&amp;blog=9935046&amp;post=3&amp;subd=personaemotion&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://personaemotion.wordpress.com/2009/10/15/neorama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/39d77b567039d1f29b2f00f7e1615832?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">personaemotion</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
